Text berjalan

مجلس تعليم د روس العر بية ببس - مجلس تعليم د روس العر بية ببس - مجلس تعليم د روس العر بية ببس Majelis taklim Tingkat "PlayGroup" Nahwu Shorof metode pemahaman bagi usia lanjut

Minggu, 08 Mei 2011

Prinsip-prinsip dasar Hydrolik

PRINSIP DASAR HYDRAULIC
Selain dengan hidrolik  tentu ada cara-cara lain untuk memindahkan Energi seperti:
-Secara Mekanik ( roda gigi, poros, mekanisme engkol dan lain-lain)
-Secara Elekronik ( Amplifier , elemen pengubah electronika  )
-Secara Pneumatik ( sama dengan hidrolik  udara sebagai elemen transfernya)
Non acceleration
Masing-masing mempunyai bidang penerapannya sendiri-sendiri , namun pada beberapa kasus kita bisa memilih dari berbagai kemungkinan.
Banyak alasan yang dapat dikemukakan mengapa orang memilih pengontrolan dan penggerak  Hirolik dikarenakan sifat-sifat yang khusus dalam sistem hidrolik adalah sebagai berikut:


Over load protection
1.Gaya yang tinggi ( berupa momen putar) dengan ukuran yang kompak yaitu berupa kepadatan tenaga yang tinggi

2.Penyesuaian gaya otomatik

3.Dapat bergerak dari keadaan diam meskipun dengan beban yang penuh

4.Pengubah (kontrol atau pengaturan) tanpa tingkatan dari kecepatan, Momen putar(torque) , gaya langkah dan sebagainya yang dapat dilakukan dengan mudah

Pengendalian proses 
5.Perlindungan Terhadap Beban yang berlebih dan sederhana
6.Cocok untuk mengendalikan proses gerakan gerakan yang cepat dan untuk gerakan yang sangat lambat secara akurat

7.Penumpukan Energi yang relatif sederhana dengan menggunakan Gas 
 
8.Dapat dikombinasikan dengan transformasi yang tidak terpusat dari energi hidrolik kembali ke energi mekanik, dapat diperoleh sistem penggerak sentral yang sederhana sehingga menjadi ekonomis
    Masa , Tekanan , Gaya

    Definisi dan perhitungan dalam satuan international  ( satuan SI)
    Sebuah Masa ( yang diartikan sebagai sekumpulan materi) sebesar 1 kg mengakibatkan gaya berat sebesar 1 Kp (kilopascal) diatas Tanah : 

    Menurut Hukum Newton  Adalah  F =m ..a (gaya=masa kali percepatan) adalah  Kg  m/s2.
    Menurut sistem lama , percepatan gravitasi dinyatakan denga (g) an percepatan umum (a): F=m.g
    Jadi 1Kp = 1Kg .9.81m/s2 =9.81 Kg.m/s2
    Menurut satua Si gaya diberi satuan Newton (N)
    1N =1Kg .1m/s  =  1Kg.m/s2
    Dengan demikian  1Kp = 9.81 N   
    Namun untuk prakteknya  biaanya cukup  dengan 1Kp ~ 10 N= 1daN
    Tekanan : adalah salah satu pengukran yang penting dalam hidrolika yang didefinisikan sebagai gaya persatuan Luas     P =  F /A

    Dahulu tekanan diberi satuan  :  kp/cm2   dimana   1Kp/Cm2 = 1 at ( 1 atmosfir)
    Karena sekarang ini Newton yang digunakan sebagai satuan Gaya-gaya maka  :
    1 bar  = 10 N/cm3  =   -1 daN/cm2 
    1bar   = 1.02 Kp/Cm2
    1Kp   = 0.98 bar
    Jika kita gunakan satua SI untuk Gaya (N) dan Luas (m2) maka kita dapatkan satuan tekanan dalam Pascal , dimana:     1Pa  = 1 N/m2
    Karena satuan pascal dalam prakteknya mengalikan angka yang besar maka satuan bar sering digunakan 
    1 bar   = 100.000 pa
    Tekanan dapat juga diberikan dalam Psi (pound force per square inch)  
    1 bar   = 14,5 Psi   ( sistim SI tidak mencakup satuan ni)
    Dengan catatan ukuran tekanan dalam satuan bar menyatakan tekanan absolute
    Referensi satuan ekanan
    Dia dalam hidraulik umumnya tekanan kerja diberi simbul P yang menunjukan  teakanan yang cukup tinggi diatas tekanan Atmosfir.
    Hydrostatika ( mekanika fluida diam)
    Tekanan Hidrostatik (gravitasi)
    Gambar1
    Dalam sebuah kolom zat Cair terdapat tekanan yang berasal dari Berat zat cair tersebut terhadap suatu luas besarnya tekanan tergantung dari tinggi kolom zat cair (h) kerapatan(p) dan percepatan gravitasi(g) yang dapat disimpulkan secara awal  Gravitasi    p = h . p .g
    Kalau bentuk Tangki yang digunakan berbeda , diisi dengan cairan yang sama , maka tekanan  pada tempat tertentu hanya tergantung dari tinggi kolom zat cair tersebut P1=P2=P3 (gambar 1)
    Tekanan hidrostatik menghasilkan Gaya tekan pada dasar kolom tersebut , dan jika tekanan (seperti gambar1)  dalam tangki yang berbeda  bentuknya  dan bekerja pada Luas yang sama  ( A1=A2=A3 ) maka Gaya yang timbul pada F1,F2,F3 juga sama dengan F1=F2=F3)


    Tekanan Akibat Gaya luar( hukum pascal)
    Gambar 2
    Jika sebuah gaya F bekerja pada Fluida yang tertutup melalui suatu permukaan A ( gambar 2) maka akan terjadi tekanan pada Fluida

    Tekanan tergantung dari gaya yang bekerja tegak lurus atas permukaan  atas permukaan Luas


    P  = F / A   
    dimana  P dalam Bar  
                 F dalam N(Newton)
                 A dalam Cm2
    Tekanan  bekerja ke semua arah secara serentak. Jadi tekanan disemua tempat adalah sama , hukum ini  berlaku selama gaya tarik bumi dapat diabaikan. yang semestinya ditambahkan dalam perhitungan sesuai dengan tinggi Zat cair ,tetapi hal ini tidak akan terjadi , karena  sistem hidraulik bekerja pada tekanan tertentu  sebagai Contoh 1 meter tinggi air = 1bar

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar