Text berjalan

مجلس تعليم د روس العر بية ببس - مجلس تعليم د روس العر بية ببس - مجلس تعليم د روس العر بية ببس Majelis taklim Tingkat "PlayGroup" Nahwu Shorof metode pemahaman bagi usia lanjut

Senin, 16 Mei 2011

Dasar sistem hidraulik

Bentuk dasar Sebuah sistem Hidraulik

Gambar 10
Gambar 10 diatas  pada dasarnya merupakan bentuk dasar dari sebuah sistem hidraulik kita membebani hand pump (Singgle Piston Pump)  dengan suatu gaya tertentu . Gaya persatuan Luas sama dengan tekanan yang dihasilkan ( P = F/A)       Makin kuat kita menekan hand pump maka semakin kuat gaya yang terjadi pada piston Cylinder untuk mengangkat beban  yang dipengaruhi oleh tekanan pompa terhadap Luas penampangnya  diameter cylinder  sehingga  Bebean mobil akan terangkat dengan  mudah  dan Gaya yang terjadi adalah F = P x A.

Gambar 11

Jika bebannya konstan , maka tekanan tidak akan meningkat . akibatnya tekanan tersebut bekerja sesuai dengan tahanan /resistensi  yang searah dengan aliran Fluida.
Oleh karena itu beban dapat diangkat jika tekanan yang diperlukan dapat dicapai.
Kecepatan gerak beban hanya tergantung pada volume Fluida yang masuk kedalam Cylinder hydraulik.
Dengan mengacu pada gambar 10  hal ini berarti , bahwa makin cepat Hand pump di operasikan ,makin banyak Fluida persatuan waktu yang dialirkan kedalam Cylinder, sehingga beban akan terangkat lebih cepat .

Apa bila Kita ingin memasang suatu Alat pegangkat beban tersebut katakan sebuah alat pencucian Mobil (car washing)  maka  kira-kira yang perlu kita  diperhatikan adalah :
-Arah gerakan cylinder,
Gambar 12
-Kecepatan gerakan cylinder
-Beban maksimum cylinder
-Pompa yang digunakan
-Tekanan kerja yang diperlukan
-sistem operasinya  ( cara kerjanya)

Untuk mempermudah pemahaman akan ditunjukan sebuah rangkaian hidraulik yang sederhana.
Pompa1 Digerakan melalui sebuah motor (Motor listrik/bakar) gambar 11.
Pompa1. tersebut memindahkan Fluida  dari tangki 2 dan mendorong fluida tersebut ke saluran sistem yang berikutnya dengan bermacam-macam elemen-elemen , sampai mencapai cylinder Hydraulik  4  ,selama tidak ada hambatan  ke arah aliranya  ,fluida akan selalu memenuhi ruangan cylinder  yang berwarna merah  akibatnya  aliran terhambat  sehingga tekanan  meningkat  sampai ahirnya piston cylinder bergerak   keluar   mendorong beban.
Gambar 13
Tekanan maksimum harus dibatasi  dengan menggunakan  katub pengatur tekanan 3  dengan adanya Pegas  sebagai gaya mekanik  yang menekan sebuah bola atas dudukannya  tekanan yang terjadi tergantung pada  kekuatan pegas dalam  katub tersebut . Menurut persamaan F = P x A  bola akan terbuka sehingga tekanan yang berlebihan   akan mengalir kembali ke tangki 2   dengan demikian  apabila terjadi kelebihan tekanan maka akan terlindungi /over pressure protection     gambar 12

Apakah piston 4.1 dengan batangnya/rod 4.2  bergerak ke dalam atau keluar cylinder ditentukan oleh katup pengontrol 5 ( katup pengontrol arah aliran/ directional control valve ) gambar 13   jawabnya tentu saja .
Pada gambar 11 fluida pada katup 5 mengalir dari saluran sambungan P ke A  menuju cilinder.
Gambar 14
Jika piston push button 6   di tekan ke dalam  katup pengontrol  akan menyambungkan  aliran Fluida dari P ke B   sehingga menuju ke sisi batang piston ( rod Area)  akhirnya cylinder bergerak menuju ke dalam.
Fluida dari ruang sebelahnya (Piston area) akan mengalir  dari A ke T  dan kembali menuju ke tangki .(reservoir)
Volume Fluida yang mengalir ke atau dari cylinder  dapat kita atur sesuai  keinginan  apakah arah gerakan, Gaya maupun kecepatan  pergerakan dengan  memasang katup cekik 7 ( orifice valve)   dengan adanya alat tersebut kita dapat mengatur jumlah fluida yang  dibutuhkan untuk memenuhi kecepatan yang diinginkan
Catatan :  kondisi-kondisi katup cekik /orifice valve )akan dijelaskan mendetail pada bagian  KATUP PENGONTROL ALIRAN


Berdasarkan kondisi tekanan pada unit tersebut  : Tekanan antara pompa dan katup cekik adalah tekanan maksimal yang disetel pada katup pembatas tekanan. Tekanan antara katup cekik/orifice valve  dan cylinder tergantung dari beban.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar