Text berjalan

مجلس تعليم د روس العر بية ببس - مجلس تعليم د روس العر بية ببس - مجلس تعليم د روس العر بية ببس Majelis taklim Tingkat "PlayGroup" Nahwu Shorof metode pemahaman bagi usia lanjut

Selasa, 03 Mei 2011

Alquran Tertua diTernate


"Anehnya Alquran tertua ini tidak terbakar"
Ternate (ANTARA News)   Alquran tertua di Asia Tenggara yang berasal dari Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur, dan milik Kesultanan Ternate akhirnya secara resmi diperlihatkan kepada publik pada Festival Legu Gam.

Sekretaris Kesultanan Ternate Gunawan mengatakan, pihak Kesultanan akhirnya menepati janjinya untuk menampilkan Alquran kuno itu di depan masyarakat yang mengunjungi Festival Legu Gam malam ini.

Alquran yang ditutupi sehelai kain putih dan terbuat dari kulit kayu dengan pembungkus kotak kayu ini disimpan di Kedaton Kesultanan Ternate dan kini menjadi pusat perhatian ribuan orang yang berebut melihatnya.

"Kitab suci ini dipinjam dari Pemda Kabupaten Alori untuk dipamerkan pada acara Legu Gam MKR 2011. Alquran tua ini akan dibaca saat momen tertentu pada acara itu," kata Gunawan.

Ia menuturkan, Alquran ini dibawa ke Alor Besar pada 1519 Masehi oleh Iang Gogo yang merantau bersama empat saudaranya dengan misi menyebarkan Islam hingga ke Alor.

Saat itu, kitab suci ini dibawa pada masa Kesultanan Babullah V oleh kelima bersaudara dari Ternate dengan menggunakan perahu layar yang menurut riwayat bernama Tuma Ninah yang berarti `Berhenti/Singgah Sebentar'.

Saat itu, Alquran ini tersimpan di rumah pondok sekitar tahun 1982, kata Arifin. Lalu terjadi kebakaran besar yang melanda rumah pondok tersebut sehingga menghanguskan seluruh bandan dan isi rumah termasuk semua benda peninggalan Ia Gogo yang dibawa dari Ternate.

"Anehnya Alquran tertua ini tidak terbakar dan hingga saat ini masih tetap terawat dengan utuh oleh ahli warisnya," kata Gunawan.(*)



Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © 2011


Alquran Kuno Menarik Perhatian WisatawanAmuntai 
(ANTARA News) - Alquran kuno yang ditulis di atas lembaran kulit kayu, menjadi pusat perhatian wisatawan lokal yang berkunjung ke Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan.

Kasubdin pemberitaan Pemkab Hulu Sungai Utara Halidiyah di Amuntai, Jumat mengatakan, Alquran tersebut juga sering menjadi sarana studi banding bagi para siswa dan mahasiswa.

"Cukup banyak wisatawan religi dari luar daerah yang sengaja datang untuk melihat kitab suci Alquran berukuran besar tersebut," kata Halidiyah.

Menurut dia, kitab suci Islam tersebut kini tersimpan rapi dalam lemari kaca dan dipajang dalam Masjid Raya Amuntai, Hulu Sungai Utara.

Bahkan dalam setiap ajang besar keagamaan seperti di Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Alquran tersebut dibawa untuk dipamerkan.

Halidiyah mengungkapkan, sebelum dipajang di Masjid Raya HSU, kita suci yang diperkirakan berumur seratus tahun tersebut berasal dari Bangil Jawa Timur dan dibawa oleh seorang habib ke Gresik.

Berdasarkan cerita pengelola masjid, H Akhmad, tambah Halidiyah, Alquran kuno itu berawal dari perjalanan Khairil Ikhsan, putera Prof DR Fahmi Arif MA mantan Kakanwil Depag Kalsel yang juga murid Habib Muhammad Effendy Al Idrus di Yogyakarta, Jateng.

"Alquran tersebut sebenarnya adalah kepunyaan seorang kiai yang memiliki pondok pesantren di Bangil, Jatim yang nama kiai dan pondok pesantren itu tidak mau disebutkan," katanya.

Dari ceita Habib Muh tersebut, kemudian Khairil menyampaikan ke Bupati HSU Aunul Hadi Idham Khalid.

"Akhirnya bupati tertarik dan menugaskan Kabag Kesra HSU Khalidi Arsyad untuk melihat langsung dan mengadakan pembicaraan dengan Habib Muh agar Alquran untuk membawa Al Quran tersebut ke HSU," katanya.

Kini Al Quran yang sampul depannya terbuat dari kulit lembu dan isinya ditulis dengan tulisan tangan ini dibawa ke HSU sebagai sarana religius daerah setempat.

Tampilannya yang terbuat dari kulit kayu dengan tinggi 1,5 meter, lebar satu meter dan berat sekitar 85 kilogeram membuat Alquran itu menjadi penarik umat Islam untuk berkunjung ke masjid termegah di kota Itik tersebut.(*)

1 komentar:




  1. https://drive.google.com/file/d/0B6ut4qmVOTGWMkJvbFpZejBQZWM/view?usp=drivesdk


    Salam


    Kepada:

     

    Redaksi, rektor dan para akademik


    Per: Beberapa Hadis Sahih Bukhari dan Muslim yang Disembunyikan


    Bagi tujuan kajian dan renungan. Diambil dari: almawaddah. info

    Selamat hari raya, maaf zahir dan batin. 


    Daripada Pencinta Islam rahmatan lil Alamin wa afwan


    BalasHapus